Kemegahan Masjid Agung Al-Falah di Batulicin

Kemegahan Masjid Agung Al-Falah di Batulicin

Sebenarnya jika anda ingin mengunjungi masjid bergaya timur tengah tidak perlu jauh-jauh ke negri Arab. Karena sekarang ini di Indonesia sudah banyak dibangun masjid yang bergaya arsitektur timur tengah. Salah satunya ialah masjid agung Al-Falah yang terletak di Jln. Kodeco Km 2,5. Disebuah Desa yang bernama Gunung Antasari, Kec. Simpang Empat Kab. Tanah Bumbu. Bangunan masjid yang dibangun dari bulan April tahun 2014 lalu ini telah mengadopsi gaya arsitektur Negara timur tengah dan menggabungkan beberapa unsur khas daerah Kalimantan selatan pada bagian interior bangunan masjidnya.

Bangunan masjid dilahan sekitar 1.6 hektare ini telah dibangun seorang pengusaha bernama Haji Samsudin Andi Arsyad (H Isam) lewat perusahannya bernama Jhonlin Grup. Masjid ini juga mampu menampung hingga ribuan pengunjung dengan kapasitas parkir kendaraan roda empat sampai 100 unit maupun kendaraan bermotor sampai 150 unit. Area parkir ditata dengan terpisah baik motor atau mobil. Ini semata untuk memperlancar akses keluar dan masuknya kendaraan yang digunakan oleh para pengunjung di area masjid ini. Khusus area parkir mobil ada di bagian kanan masjid, sementara area parkir sepeda motor berada di bagian kiri masjid.

Interior masjid ini bagian dalam juga banyak dihadirkan hiasan. Sementara dinding masjid baik dalam ataupun luar menggunakan bahan granit. Bangunan masjid ini juga terdiri atas dua lantai. Antara pintu gerbang dan juga pintu masuk menuju ke dalam masjid juga disediakan ruang terbuka yang memiliki lantai sangat bersih dan rapi. Untuk menambah kenyamanan para pengunjung wanita, disediakan juga akses menuju pintu masjid dari lokasi wudu yang terpisah antara pria dan wanita.

Telah didesain sebuah kolam yang ada dibagian sisi kanan dan kiri masjid yang mampu menambah kesejukan para jamaah yang berada di area masjid ini.

Sementara keindahan Masjid Agung Al-Falah juga terlihat karena bangunan kubahnya terlihat menyala berwarna kuning keemasan. Untuk menambah kesejukan para jamaah yang beribadah didalam masjid juga tersedia AC berukuran jumbo terpasang di dinding masjid bagian dalam.

Masjid ini juga terlihat sangat indah ketika malam hari. Sorot lampu yang mengenai warna keemasan kubah dan menara masjid mampu menghidupkan suasana masjid ini. Kubah yang dimiliki oleh masjid ini hanya ada satu sebagai kubah induknya. Yang bentuknya sangat unik tidak seperti kubah biasanya yang sudah di pasang pada masjid lainnya. Dua menara yang juga menambah keindahan bangunan masjid juga tidak kalah menarik dengan kubah induknya. Karena di puncak menara ada kubah kecil yang berwarna keemasan seperti pada warna kubah induknya. Inilah yang menjadi daya tarik masjid hingga menjadikannya sebagai salah satu masjid terindah yang ada di Kalimantan selatan.

Sebenarnya bangunan kubah yang paling banyak dipilih oleh masyarakat ialah kubah jenis enamel. Pembuatan kubah masjid mengunakan sistem enamel memang terlihat lebih eklusif, Kuat, bahkan lebih ringan. Apalagi harga yang di bandrol juga lebih murah dibandingkan dengan kubah dari bahan beton. Masalah warna juga tidak mudah pudar dan mampu bertahan hingga uisa pembuatan 20 tahun. Meskipun pada jaman dulu kubah masjid berbentuk ½ bola dari bahan beton, namun sekarang sudah mulai berkembang menjadi beraneka macam bentuknya. Ada yang berbentuk berbentuk bawang, bentuk ½ bola yang meninggi dipertengahan kemudian meruncing bahkan kubah yang seperti pada masjid Masjid Agung Al-Falah di Batulicin ini. Semua tergantung dengan permintaan para konsumennya.

Wisata Religi Masjid Syaichona Moch Cholil di Bangkalan

Wisata Religi Masjid Syaichona Moch Cholil di Bangkalan

Masjid Syaichona Cholil sampai sekarang sangat dijaga dan dihormati oleh warga sekitar sebagai rasa terima kasih pada ulama yang sudah berjasa dalam menyebarkan syiar Islam pada bagian ujung selatan Madura ini. Di dalam masjid ini juga ada makam Syaikhona Kholil. Beliau adalah seorang ulama besar yang sangat karismatik dan beliau juga guru kiai besar di jawa timur. Keelokan dan kemegahan bangunan arsitektur masjid di Mertajasah, Bangkalan, ini menjadikannya sebagai salah satu masjid terindah yang ada di Nusantara.

Bagian dalam bangunan masjid Syaikhona Kholil juga telah dihiasi oleh ornamen-ornamen kaligrafi dan menyebar pada setiap sudut bangunnannya. Masjid dengan kubah berwarna emas dan satu menara ini juga mempunyai halaman yang sangat luas. Selain itu, tersedia juga lahan parkir untuk kendaraan bermotor dan mobil yang mampu menampung hingga belasan bis besar bahkan puluhan motor yang lokasinya tidak terlalu jauh dengan letak masjid.

Suasana religius dan kesan kemewahan pada setiap sudut bangunan sangat segar dipandang. Hal ini terpancar karena hampir bagian sudut bangunan masjid telah dihiasi dengan hiasan kaligrafi yang diukir begitu indah. Sementara pada bagian atap di lantai satu juga ada rangkaian hiasan kaligrafi yang memutari sisi-sisi atap masjid. Dicat dengan warna kuning keemasan juga semakin menambah kemewahan masjid ketika terkena sinar lampu yang sudah terpasang hampir pada setiap jarak 1 m persegi atap masjid tersebut.

Bangunan kubah yang dipilih untuk masjid ini juga termasuk kubah jenis panel enamel. Jenis kubah tersebut dibuat dari plat baja karbon ringan dari jenis spcc-sd. Dengan kata lain sphc yang keduanya mempunyai ciri yang mirip dengan karakteristik enamel. Kubah jenis ini mempunyai ketebalan antara 0,7 mm sampai 1,2 mm. Hal tersebut disesuaikan terhadap luas media panelnya sendiri.

Sementara bila mengacu pada bahan kubah enamel sendiri, maka sejumlah pihak kontraktor mulai berfikir keras dan memperkenalkan bahan enamel produksinya untuk kubah masjid. Kelebihan yang dimiliki oleh kubah masjid dari bahan enamel, juga membuat banyak pengurus masjid mulai tertarik ingin beralih pada bahan ini untuk kubah masjidnya. Bukan Cuma itu saja, warna yang sangat mencolok pada kubah enamel juga menjadi pertimbangan untuk memilih kubah enamel sebagai pelengkap bangunan masjid mereka.

Pada tempat wudhu juga sudah didesain sangat unik yakni (melingkar) yang menjadi daya tarik para pengunjung yang hendak berwudhu disini. Jika umumnya masjid menggunakan desain tempat untuk berwudhu dengan deretan kran yang memanjang ke samping. Hal ini tidak terjadi di masjid ini. Karena tempat wudhu masjid ini mempunyai bentuk yang unik berbentuk melingkar dan terdapat juga tempat untuk meletakkan peci atau kopyah di atasnya. Tempat wudhu ini juga dibangun dengan ukuran yang sangat luas dan mempunyai puluhan kran wudhu.

Masjid ini bukan Cuma dikunjungi para jamaah yang ingin melakukan ibadah shalat. Melainkan juga para jamaah yang ingin berziarah kemakam Syaikhona Kholil. Jadi, jika Anda hendak berziarah kesini, tidak perlu khawatir mencari waktu yang paling tepat. Karena setiap waktu masjid ini selalu terbuka untuk siapa saja yang ingin beribadah dan berziarah ke masjid ini. Namun biasanya masjid sangat ramai dikunjungi ketika malam Senin (minggu malam). Hal itu karena tepat dengan acara istighosah yang digelar. Umumnya para peziarah berkunjung menjelang waktu maghrib. Sehingga sesudah shalat maghrib, peziarah langsung membacakan doa, tahlil, dan yasin hingga waktu shalat isya’ tiba. Usai berziarah, para pengunjung juga dapat membeli oleh-oleh khas dari Madura yang letaknya sangat dekatan dengan lokasi parkir kendaraan. Dengan harga yang sangat terjangkau dan tentunya memiliki kualitas terjamin.

Bangunan Arsitektur Kubah Masjid Agung Kota Kediri

Bangunan Arsitektur Kubah Masjid Agung Kota Kediri

Bangunan masjid Agung Kediri termasuk salah satu masjid termegah sekaligus masjid terbesar yang ada di kota Kediri. Hal ini sesuai dengan status yang disandangnya sebagai Masjid Agung untuk Kota Kediri, bangunan Masjid ini berdiri sangat kokoh tepat berada di depan alun alun Kediri. Jika dilihat dari kejauhan juga akan terlihat menara masjid yang menjulang tinggi disertai kubah berwarna hijau diatas masjid. Bangunan masjid agung kediri selesai dibangun ketika tahun 2006 silam. Sebanyak tiga lantai yang didalamnya memadukan berbagai desain masjid-masjid di dunia tanpa harus meninggalkan identitas asli masjid Nusantara.

Pada Masjid agung Kediri telah dilengkapi juga dengan lantai basemen sebagai area pendukung tempat wudhu, dan kamar mandi maupun tempat parkir untuk jamaah yang berkunjung. Lantai dasar pada masjid ini juga merupakan ruang serbaguna dan sekarang biasa dipakai dalam moment keagamaan. Pada ruangan ini juga biasa dilakukan prosesi ijab qobul dan acara pernikahan. Sementara untuk ruang sholatnya telah ditempatkan pada lantai dua dan juga di lantai tiga.

Menara sebagai pelengkap masjid yang berdiri sangat tinggi yang ada di sebelah tenggara masjid juga mampu menambah karakteristik tersendiri pada masjid agung kediri. Ditambah adanya sebuah gedung perpustakaan yang ada di sebelah telatan masjid. Dibangun anak tangga juga yang di tempatkan pada sisi depan masjid menghadap di jalan Raya P. Sudirman untuk akses utama para jamaah yang masuk ke dalam ruang utama masjid.

Sederetan pilar yang terbuat dari beton yang berukuran besar dan sangat tinggi juga telah mendominasi tampilan luar masjid agung kediri. Pilar-pilar seperti ini telah dikenal sebagai ciri khas bangunan yang bergaya Eropa. Sementara ciri khas bangunan masjid Nusantara yang masih melekat dalam bangunan masjid ini ialah struktur atap masjid yang masih berupa atap Joglo yang bersusun tiga.

Pada tiga tumpukan bagian atap masjid tersebut tidak dirancang secara sejajar satu dengan yang lainnya namun bersilangan antara satu dengan lainnya. Sehingga akan menghasilkan atap masjid berdenah layaknya bintang delapan jika dilihat dari udara. Desain atap tumpang yang bersilangan seperti ini bisa dijumpai jugapada Masjid Said Naum yang berlokasi di Jakarta Pusat. Bentuk segi delapan juga telah dikenal sebagai sebuah simbol dunia Islam. Dan juga menjadi arah mata angin sebanyak delapan yang mengisyaratkan jika agama Islam menebarkan rahmat untuk seluruh alam.

Pada puncak tertinggi atap bangunan Masjid telah dilengkapi oleh sebuah kubah ang dicat warna hijau. Bangunan kubah adalah salah satu simbol universal dalam bangunan Masjid. Pada masjid agung Kediri telah memilih jenis kubah masjid dari bahan enamel. Kubah Masjid Enamel merupakan jenis kubah yang terbuat dari bahan plat baja ringan yang menggunakan ketebalan tidak sama dan bisa disesuaikan terhadap kebutuhan dan keinginan pemesannya.

Ciri yang sangat mencolok pada jenis kubah ini adalah memiliki warna yang lebih cerah dibandingkan dengan kubah jenis lainnya. Kubah ini juga memiliki struktur sangat ringan jadi sangat cocok digunakan bagi setiap bentuk masjid karena tak akan memberi beban berat tambahan untuk bangunan masjid tersebut. Kubah ini juga mempunyai banyak variasi desain yang bisa ditambahkan dengan aplikasi warna apa saja pada setiap detail bangunan kubahnya. Berbagai pilihan warna juga semakin menambah keindahan kubah yang memperlihatkan bangunan kubah masjid tersebut mempunyai ciri khas tersendiri sehingga berbeda dengan jenis kubah lainnya.

Sedangkan pilar-pilar besar di masjid tersebut akan mengingatkan pada desain pilar pada Masjid Agung Pati rancangan Prof. Muhammad Nu’man. Bangunan pilar pilar yang bentuknya nyaris menyamai pilar di Masjid luar negri The Foundation of Islamic Center of Thailand. Masjid-masjid tersebut telah dibangun lebih dulu disbanding dengan Masjid Agung Kediri.

Masjid Baitul Makmur Termegah di Pantai Barat Aceh

Masjid Baitul Makmur Termegah di Pantai Barat Aceh

Masjid Agung Baitul Makmur merupakan salah satu masjid yang terbesar dan termegah di wilayah pantai Barat Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Letaknya sangat strategis karena berada di persimpangan yang membelah beberapa kabupaten.


Bagian timur masjid terletak di persimpangan Kabupaten nagan raya dan Aceh Barat Daya, masing-masing 7 Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Aceh Selatan atau Singkil. Di sebelah barat terdapat persimpangan Aceh Jaya menuju Banda Aceh, sementara di bagian selatan diapit lautan Hindia dengan pelabuhan kota Meulaboh menuju Kabupaten Simeulue.
Bangunan masjid tampak sangat menonjol dengan gaya arsitektur perpaduan Timur Tengah, asia, dan Aceh serta pemilihan warna coklat cerah yang dikombinasikan dengan warna merah bata di kubah masjid.
Ciri khas masjid yang dapat dilihat secara kasat mata adalah 3 buah kubah utama yang diapit dua kubah menara air berukuran lebih kecil. Bentuk kepala semua kubah sama, yakni bulat berujung lancip, paduan arsitektur Timur Tengah dan Asia.
Masjid juga akan dilengkapi dua menara baru yang hingga tulisan ini turunkan masih dalam tahap penyelesaian. Menara tersebut akan membuat masjid terlihat semakin megah dan dapat berfungsi sebagai Landmark wilayah setempat.
Pintu gerbang masjid pun merupakan keistimewaan tersendiri. Gerbang yang berdiri sendiri dengan jarak beberapa meter dari masjid kini terlihat sangat Anggun. Gerbang ini seakan-akan bahwa siapapun yang memasuki gerbang akan menjumpai pemandangan yang sangat indah.
Di dalam masjid terlihat dua konsep ruang yang berbeda. Pertama, pengunjung disambut oleh ruangan yang memiliki banyak tiang penyangga lantai dua sebagai mezzanine. Di bagian tengah terdapat ruang lapang yang terasa sangat lega dengan ornamen lampu hias tempat ditengahnya.
Inspirasi gaya arsitektur Timur Tengah juga terlihat dari bentuk mihrab. Mihrab yang terlihat sangat indah ini didominasi warna coklat dan nuansa keemasan khas material perunggu dengan ornamen khas Islam. Kesan mewah dan sejuk langsung terasa saat menatapnya.
Selain sebagai tempat ibadah, masjid memiliki fungsi pendidikan. Fungsi ini diwakilkan oleh keberadaan madrasah Tsanawiyah, ibtidaiyah, diniyah, tK Al Quran, dan TPQ lokasi masjid. Eksistensi Masjid Baitul makmur di tengah masyarakat Meulaboh yang religius pun semakin kuat.
Kombinasi antara keluasan bangunan dan keindahan arsitektur yang membentuk satu struktur kemegahan telah menjadikan Masjid Baitul Makmur sebagai salah satu masjid terelok di Indonesia.

Masjid Agung Kota Sampang di Pulau Madura

Masjid Agung Kota Sampang di Pulau Madura

Pulau Madura tidak hanya terkenal karena sebutan Pulau Garamnya saja tetapi juga dari sebutan Pulau Seribu Masjid. Sebutan ini memang sangat cocok dengan pulau Madura ini. Bila anda berkunjung ke pulau Madura, pasti selama perjalanan banyak menemukan masjid. Salah satu bangunan masjid terbesar yang ada di Madura sebagai kebanggaan masyarakat Madura ialah masjid agung kota Sampang. Nuansa agamis yang sangat kental terasa disini, karena mayoritas masyarakat beragama Islam.

Bangunan kubah adalah ciri khas masjid yang ada di Indonesia. Walaupun semua masjid tidak ada keharusan untuk memiliki bangunan kubah, tetapi sudah menjadi hal yang umum bangunan masjid ada kubahnya. Karena kebanyakan para wisatawan yang sedang perjalanan jauh mencari masjid dengan cirri khas bangunan yang ada kubahnya. Kubah juga bisa menambah kemegahan sebuah masjid. Bahkan adanya kubah juga dimanfaatkan sebagai penentu arah kiblat dilihat dari bagian luar maupun reflector cahayanya guna menerangi bagian interior masjid.

Oleh karena itu, anda harus mencari kubah yang sangat sesuai dengan bangunan masjid dan bisa memperindah masjid tersebut. Kubah panel termasuk salah satu bentuk kubah yang banyak menjadi solusi bangunan masjid saat ini. Selain karena bentuk belah ketupat sebagai penyusun bangunan kubahnya, pada kubah panel juga mempunyai paduan motif dan warna yang lebih atraktif sehingga menambah nilai estetik bangunan kubah sendiri. Keutamaan kubah yang dilapisi dengan enamel ialah memiliki ketajaman serta kecerahan warna sangat tahan lama dan mampu bertahan sampai usia 20 tahun pembangunan.

Masjid agung Sampang memiliki kubah yang berukuran besar tepat berada di bagian tengah dan disampingnya ada menara menjulang tinggi. Kubah yang berukuran besar pada masjid ini berwarna hijau tua dan mempunyai diameter sampai 10 meter sehingga menjadi pusat perhatian banyak orang yang melihatnya.

Desain depan masjid juga sangat sederhana karena adanya warna dominan putih. Sementara pintu utamanya sebagai pintu masuk ruang utama terlihat sangat mempesona dibuat dari bahan kayu jati asli yang diukir sangat indah. Kesan tradisional tampak dari pintu dan jendela dari bahan kayu jati yang diukir terlihat sangat kontras saat memasuki ruangan utama. Konsep ruangan tanpa tiang penyangga serta plafon yang telah menjulang tinggi juga mengikuti bentuk dari kubah utamanya yang dibiarkan polos. Hal ini menampilkan konstruksi besi sehingga terlihat modern. Inilah perpaduan yang kontras dan sangat bagus terlihat.

Sedangkan bagian mihrab masjid juga menciptakan kesan megah karena penggunaan relief dengan bentuk tiang dari bahan batu alam serta adanya lukisan kaligrafi. Tetapi, pemilihan warna cat krem muda di bagian dinding depan akan menghasilkan sebuah kemegahan sehingga tampil hangat jika dipandang.

Bagian luar dinding juga berpola ceruk terbuka. Dengan bagian bawah bangunan yang terlihat lowong tanpa adanya dinding pembatas serta menembus di ruang interior masjid. Visual tersebut menghasilkan penempatan ruang balkon yang mengelilingi ruangan masjid utama yang dibatasi dengan dinding dan juga pintu.

Masjid ini menjadi salah satu  aktivitas keagamaan dalam kota Sampang. Dalam masjid ini juga mampu menampung jama’ah sampai 10.000 orang.

Lokasi masjid ini berada ditengah-tengah kota, tepat di Jln. Pahlawan Sampang. Untuk para pengunjung yang mau melihat langsung keindahan Masjid Agung Sampang dari Jembatan Suramadu, dapat naik bus umum ke arah Sampang. Lalu naik becak untuk menuju masjid agung kota Sampang.

Karakteristik Bangunan Masjid Agung Al-Barkah Bekasi

Karakteristik Bangunan Masjid Agung Al-Barkah Bekasi

Arsitektur bangunan Masjid Al-Barkah Bekasi telah mengadopsi bangunan masjid yang ada di Timur Tengah namun disesuaikan dengan unsur tropis. Untuk menyesuaikan cuaca yang ada di Indonesia, maka bangunan Masjid Agung Al-Barkah telah dilengkapi oleh kantilever dengan kanopi supaya air hujan tidak bisa masuk didalam area masjid. Didalam masjid ini juga memiliki 8 daun pintu dari kayu jati yang telah dirukir kaligrafi. Hal ini mencerminkan ke delapan pintu menuju taman surga.

Bangunan masjid yang telah mengutamakan penampilan eksklusif memang cenderung memakai sistem panel. Sedangkan bahan yang digunakan dari plat baja yang memiliki ketebalan 0,7mm – 1mm menggunakan warna yang sangat menarik.

Lapisan panel kubahnya juga memakai cat subtract atau serbuk porcelain. Selain itu, bahan yang dilapisi oleh enamel juga hanya bahan-bahan tertentu atau yang tahan terhadap suhu tinggi. Seperti plat baja low carbon, bahan ini tahan terhadap pemuaian, sebab lapisan enamel bersifat keras atau mudah pecah.

Selain itu, plat low carbon paling banyak digunakan ialah yang jenisnya plat putih atau plat mobil pada tipe spcc-sd ataupun tipe sphc. Karena plat jenis ini sangat sesuai terhadap karakteristik kubah dari enamel. Untuk ketebalannya sendiri ada bervariasi, tergantung dengan luas media setiap panelnya, mulai dari ketebalan 0,7mm hingga 1,2mm.

Bangunan kubah Masjid Al-Barkah Bekasi mempunyai diameter hingga 18 m dengan bertuliskan lafal Asmaul Husna dibagian dalam kubah tersebut. Dihiasi dengan lukisan bunga perpaduan warna hijau tua, biru, hijau muda, coklat tua dan coklat muda. Dari pusat kubah juga dipasang lampu hias hingga 5 tingkat dan 60 titik lampu ini memiliki konfigurasi 4-8-12-16-20. Bangunan kubah ini juga ditopang dengan 4 tiang yang dibungkus dengan kayu jadi yang terkesan lebih alami.

Tampak arsitektur masjid ini tidak lepas dengan simbolisasi agama Islam. Anda bisa menjumpai simbolisasi islam yang terlihat pada 4 menara masjid yang berarti 4 tiang ilmu seperti Bahasa Arab, sejarah, Syariah dan juga filsafat. Maupun syarat hidup bahagia dengan aqidah, ahlak, syariah serta Ibadan. Lokasi Masjid Agung Al-Barkah di Jl. Veteran Nomor 46 Alun-Alun kota Bekasi.

Bangunan masjid Agung Al-Barkah konsep awalnya dirancang menyatu pada kawasan Alun-alun Bekasi. Namun sekarang, pintu gerbang yang ada di halaman masjid ada di tengah, dan berhadapan langsung pada titik pusat Alun-alun Bekasi telah ditutup. Jadi, sekarang bagi yang ingin masuk masjid harus berjalan agak jauh di pintu masuk ujung utara maupun ujung selatan dari masjid ini.

Banguan Masjid Al Barkah juga terdiari atas 2 lantai. Namun lantai 2-nya dapat dikategorikan sebagai lantai mezzanine sebab lantai ini cuma membagi ruang utama kedalam 2 lantai, bukannya dari struktur utama bangunan masjid. Lantai yang seperti ini umumnya juga tidak dihitung pada penghitungan jumlah keseluruhan dari lantai sebuah bangunan. Yang menjadi ciri khas lantai mezzanine ialah bentuknya yang menyerupai balkon, sehingga tidak menutupi seluruh bagian ruangan. Umumnya dibagian tengah dibiarkan supaya terbuka serta terhubung langsung pada lantai utamanya.

Bagian mihrab masjid berukuran sangat besar, memiliki lebar kira-kira 5 meter, dan kedalamannya 2,5 meter. Bangunan mihrab dibuat dari bahan kayu jati kelas 1 yang diukir motif bunga serta bintang segi delapan. Diletakkan podium di sisi kiri dan kanan pada ketinggian 3 meter, podium tersebut juga dibuat dari kayu berbentuk kurungan. Pada dinding mihrab juga dilapis dengan pualam warna hitam, yang ditengahnya ada ornamen bulat memiliki diameter 120cm dan ditulis kalimat syahadat.

Indahnya Arsitektur Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Indahnya Arsitektur Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Daerah Istimewa Aceh sangat populer dengan sebutan negeri Serambi Mekah. Sebutan Serambi Mekah juga tidak datang tanpa ada alasan tertentu. Julukan ini diberikan untuk aceh karena Aceh merupakan daerah pintu gerbang masuknya agama Islam ke nusantara bahkan di wilayah Asia Tenggara.

Bangunan masjid ini terlihat seperti Taj Mahal India. Keindahan bangunan Masjid ini juga menjadi daya tarik para wisatawan khususnya bagi para pelancong yang mencari nuansa religi.

Keseluruhan desain arsitektur masjid baiturrahman merupakan gabungan konsep berbagai negara. Gerbang utama masjid yang menyerupai konsep rumah klasik Belanda ada di depan pintu masjid utama yang dibatasi oleh serambi berkonsep arsitektur masjid-masjid yang ada di Spanyol. Sementara pintu yang dijadikan sekat menuju ruangan utama masjid berkonsep khas arsitektur kuno Negara India.

Di bagian ruangan utama masjid terlihat hamparan luas lantai marmer berwarna putih dari Negara Italia. Ruangan utama juga telah dipenuhi oleh tiang penyangga yang dicat warna putih ditambah sedikit aksen hiasan pada bagian bawahnya. Kesan warna putih tersebut menjadikan ruang utama terlihat semakin lapang.

Setelah perluasan dilakukan, sekarang Masjid Raya Baiturrahman mempunyai 7 kubah, dengan 4 menara, serta 1 menara induknya. Dari tahun ke tahun masjid tersebut telah berkembang pesat ditinjau dari sisi bangunan arsitektur dan juga kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan di masjid ini. Sesuai dengan perkembangannya, luas bangunan Masjid Raya Baiturrahman kurang lebih sampai 4 Ha. Pada halamannya ada sebuah kolam, bangunan menara induk dengan bagian halaman lain telah ditumbuhi oleh rumput yang ditata secara rapi dan indah maupun tanaman hias.

Dalam pembuatan kubah masjid dengan memprioritaskan seni arsitektur yang modern, umumnya lebih cenderung memilih jenis kubah sistem panel enamel. Dalam pemasangan kubah panel enamel juga tidak menggunakan paku drilling (disebabkan pemakaian paku drilling masa ketahanannya kurang lebih 4 tahun, akibat korosi yang menjadikan paku gampang lepas). Sehingga kubah masjid enamel ini menjadi pilihan karena bentuknya yang eksklusif, elegan lebih menawan. Menggunakan warna yang tahan lama anda juga tidak membutuhkan perawatan secara khusus, untuk menghemat biaya perawatan yang biasanya dikeluarkan setiap tahunnya pada bangunan kubah konvensional.

Di bagian dalam bangunan kubah utama tepat berada di tengah ruangan utama juga sudah dilengkapi oleh hiasan lampu gantung memuat sampai 17 titik cahaya penerang. Hiasan lampu gantung hias pun telah terlihat dari mihrab masjid, dan tepat pada titik tengah depan ruangan.

Fasad pada bangunan Masjid baiturrahman diperkaya oleh garis-garis lengkung horizontal. Ini adalah ciri Arsitektur dari Negara Timur Tengah. Bagian depan ataupun di sebelah Timur juga terdapat gerbang masuk menempel di bagian unit utama (porch). Pada Porch disini berdenah segi empat yang dikelilingi dengan tangga di depan dengan samping kiri atau kanan.

Di tahun 1935, karena usaha dari Gubernur Jendral Belanda bernama A.P.H. van Haken, maka jumlah porch ditambah 2, ini mengikuti penambahan bangunan pada sisi kiri dan kanan masjid. Pada ujung tangga atau di depan porch, ada 3 kolom berbentuk silindris konsep arsitektur Moorish banyak terdapat pada bangunan masjid kuno yang ada di Afrika Utara maupun Spanyol. Terdapat tiga pelengkung patah berkonsep Persia pada setiap 2 kolomnya. Bidang atas kolom ada semacam typanum, tapi bentuknya tidak segitiga melainkan berjenjang seperti pada penampang sebuah tangga. Sehingga konsrtuksi seperti ini adalah ciri bagian depan bangunan rumah klasik bergaya Belanda

Arsitektur Kubah Masjid Islamic Center Bangkinang Kabupaten Kampar

Arsitektur Kubah Masjid Islamic Center Bangkinang Kabupaten Kampar

Jika di wilayah Pekanbaru mengelu-elukan bangunan Masjid Agung Annur yang sangat megah, berbeda dengan Bangkinang yang terkenal juga dengan masjid Islamic Center Bangkinang, yang tidak kalah megahnya dengan masjid di Pekanbaru.

Lokasi masjid Islamic Center Bangkinang berada di jl. prof. M.Yamin SH. Tepatnya di jalan raya sebagai penghubung antara dua provinsi, antara provinsi Riau dengan provinsi Sumatera Barat. Berkonsep bangunan arsitektur timur tengah serta telah menggunakan luas area sebanyak 1,5 hektar, masjid megah ini mampu menghabiskan dana 2 kali lipat dari APBD Kabupaten Kampar.

Bangunan Masjid Islamic Center tersebut juga mempunyai kubah yang diberi warna keemasan. Cat berwarna coklat lembut telah menghiasi bangunan serta warna tembaga dibagian kubah menjadikan masjid tersebut sangat terkesan nyaman untuk dikunjungi. Lokasi masjid Islamic Center Bangkinang sebagai penghubung Provinsi Riau dengan Sumatera Barat seakan-akan telah menjadi penyambut bagi para pendatang yang berkunjung dari Sumbar ke provinsi Riau.

Apalagi dengan suasana nyaman di masjid ini mampu membuat para pengunjung betah berlama-lama ada di sini. Walaupun cuma sekedar bertandang saat sore hari, tetapi suasana disini juga bisa menghilangkan penat setelah anda dari perjalanan jauh.

Bangunan masjid ini memiliki 4 kubah dengan satu kubah besarnya sebagai kubah induk sedangkan tiga kubahnya adalah kubah yang berukuran lebih kecil dari kubah induknya. Disekeliling kubah juga ada menara yang diletakkan disetiap penjuru yang terdiri dari empat menara yang memiliki konsep seperti bangunan timur tengah.

Kubah masjid merupakan elemen bangunan masjid yang memiliki bentuk khas yakni setengah lingkaran yang umumnya terletak di bagian paling atas atau tertinggi. Kubah juga menjadi atap bangunan sekaligus menjadi ornamen arsitektur ataupun sebagai identitas masjid yang merupakan tempat ibadah bagi umat muslim. Meskipun demikian, tidaklah wajib masing-masing masjid harus menggunakan kubah atau sebaliknya. Karena banyak juga bangunan bukan masjid telah menggunakan kubah untuk ornamen arsitektural nya.

Dari beberapa jenis material kubah masjid yang tersedia sekarang ini, kubah GRC merupakan jenis kubah yang sangat populer sampai saat ini. Fungsinya untuk menggantikan bangunan kubah masjid yang berbahan dari beton bertulang. Selain itu, kubah GRC juga dibuat dari bahan material beton GRC. Bahan material ini merupakan pengembangan teknologi bahan beton yakni jenis beton fiber yang menggunakan penguat berupa serat fiberglass. Keutamaan dari sifat beton GRC ialah lebih ringan serta ulet namun juga tetap kokoh sehingga dapat dicetak dengan bentuk lembaran tipis. Atau material yang sebelumnya tak dapat diterapkan untuk bangunan kubah masjid dari beton biasa.

Seiring berkembangnya jaman, memang bentuk kubah yang ditawarkan berbeda-beda. Bahkan semakin bervariasi dengan bahan yang lebih tahan lama dan memudahkan dalam pembangunannya dibandingkan dengan kubah yang lama. Warna yang di oleskan pada kubah ini juga sangat cerah dan sesuai dengan kepribadian masjid yang memiliki daya tarik yang kuat dengan adanya kubah yang didesain secara modern dan sangat awet.

Dengan memilih kubah dari bahan GRC sebagai material kubah masjid Islamic center bangkinang, maka proses pembangunan dari kubah masjid ini juga akan jauh lebih cepat karena beberapa tahap pekerjaan proyek mampu dikerjakan secara pararel. Disini proses pembuatan dari kubah grc dilakukan pada workshop dan ketika waktu yang sama pada lokasi proyek pada tahap penyelesaian kolom struktur bangunan kubah masjid. Sesudah lokasi siap, baru kubah GRC akan dipasang dan cuma membutuhkan waktu sebentar sekitar 1-2 minggu maka kubah masjid tersebut sudah selesai terpasang dan tahap selanjutnya tinggal pengecatan akhir bangunan kubah tersebut.

Karakteristik Bangunan Masjid Agung Baitul Hakim Madiun

Karakteristik Bangunan Masjid Agung Baitul Hakim Madiun

Masjid Agung Baitul Hakim merupakan Masjid terbesar yang berada di Kota Madiun provinsi Jawa Timur. Lokasi masjid tepat berada di barat alun-alun kota madiun dan termasuk di pusat kota madiun. Bangunan masjid ini memiliki ciri khas yakni mempunyai 5 kubah besar. Kubah yang berukuran terbesar ada ditengah, sedangkan bagian depan kubah utama ada kubah sebanyak 3 kubah berukulan kecil, yang satunya ada di sebelah selatannya. Untuk bangunan menaranya menjulang tinggi pada setiap sudutnya dengan bangunan menara paling besar memiliki tinggi 25 meter ada dibagian utara pintu masuk masjid.

Perkiraan pembangunan masjid ini dilakukan oleh kolonial belanda oleh pimpinan Ronggo Jumeno kira-kira tahun 1830an masehi. Namun adanya renovasi secara besar-besaran telah dilakukan ketika tahun 2002 dengan adanya pemasangan tiang seribu. Namun demikian, renovasi ini tetap mempertahankan 4 pilar utama berbahan kayu yang menjadi ciri khas bangunan masjid di jawa umumnya. Sementara pada tahun 2011 renovasi yang dilakukan telah berakhir. Saat itu, telah merenovasi, serambi masjid, membangun kubah serta menara seperti sudah terlihat saat ini.

Bangunan kubah masjid agung Madiun

Pada banguna kubahnya menggunakan pengaplikasian kontruksi panel enamel. Jenis kubah ini dengan panel yang melapisi atap dari kubah porselen menggunakan enamel. Sehingga akan menghasilkan kubah masjid kontruksi panel enamel yang lebih bermutu tinggi. Sehingga perpaduan tersebut juga menjadikan kubah masjid yang dibangun bersifat :

·         Lebih ringan dibandingkan bangunan kubah beton, mengingat bahan yang digunakan memang cukup ringan tapi sangat kokoh.

·         Warna dari bangunan kubah masjid juga lebih terang bahkan bisa bertahan lebih lama. Sehingga konsumen diberi pilihan warna lebih banyak lagi.

·         Bahan konstruksinya juga tahan terhadap guncangan besar seperti gempa. Sebab bahan enamel bersifat tahan dan kwantitas gabungannya juga tidak mudah retak.

·         Kelebihan tidak mudah retak, juga menjadikan kubah masjid berbahan panel enamel tahan terhadap karat serta memperkecil kemungkinan adanya air yang merembes.

·         Bangunan kubah masjid juga mudah sekali dibersihkan. Sehingga tidak perlu perawatan secara khusus, cuma dengan tersiram oleh hujan udara, maka kubah akan tetap bersih dengan sendirinya.

Pembangunan masjid agung baitul hakim telah didesain sedemikian rupa demi mendapatkan bangunan terbaiknya. Bangunan masjid ini juga mempertahankan apa yang harus dia pertahankan untuk menambah kesan masyarakat jawa dalam masjid ini. Ruangan serambi makmum bagian dalam juga mempertahankan aspek jawa dan tetap menggunakan tiang dari bahan kayu sebagai penyangganya. Pada serambi makmum sisi dalam juga masih berbentuk limasan ataupun joglo yang termasuk ciri khas budaya jawa.

Dalam ruangan ini juga ada pilar yang berjumlah 16 pilar dibuat dari bahan kayu jati asli yang semuanya utuh. Ada yang unik dari pilar-pilar tersebut, yakni semuanya tidak berbentuk tegak lurus tetapi memiliki kemiringan hingga 5-8 derajat. Pada pilar-pilar tersebut memang berbentuk miring dari sejak awal masjid ini dibangun. Untuk ornamen-ornamen yang melapisinya pada bagian dasar ataupun luar seperti lantai, kubah dan menara –menaranya menggunakan konsep Eropa dan konsep timur tengah.

Di bagian serambi luar, terlihat bagian atas cekungan kubah yang memiliki corak langit maupun awan seolah anda telah beribadah dibawah langit biru dan awan putih yang menjadi payungnya.

Pada bangunan Masjid Agung Kota Madiun ini seluruh bagian luarnya juga dicat berwarna biru, hijau di bagian serambi luar serta warna gelap di masjid bagian dalamnya. Hal ini akan memberi kesan lebih sejuk saat anda mulai melihat dan memasuki ruangan dalam masjid ini. Di bagian halaman masjid juga sudah dibangun sebuah taman dengan pepohonan yang sangat rindang dan sangat sedap dipandang mata. Inilah yang menjadikan para jamaah mulai betah berada didalam masjid.

Kemegahan Desain Bangunan Masjid Raya Bandung

Kemegahan Desain Bangunan Masjid Raya Bandung

Setelah mengalami banyak renovasi, akhirnya masjid raya bandung sekarang telah dilengkapi dengan pagar tembok yang memiliki tinggi 2 meter memiliki motif sisik ikan. Hal tersebut juga sebagai penanda hiasan khas Priangan. Bangunan atap tumpang bersusun tiga sejak 1850 juga sudah dirubah menjadi sebuah kubah model bawang berkonsep Timur Tengah. Bangunan serambi juga diperluas, sedangkan ruang panjang pada bagian kiri-kanan masjid juga disatukan oleh bangunan induk. Ada dua menara kembar telah menjulang tinggi hingga 81 meter yang menjadi ciri khas paling utama dari masjid raya bandung ini.

Bangunan kubah besar berbentuk setengah bola memiliki diameter hingga 30 meter yang merupakan kubah utama. Guna mengurangi beban, maka bangunan kubah tersebut dibangun menggunakan konstruksi space frame kemudian ditutup oleh material metal yang sudah dipanaskan pada suhu sangat tinggi. Disamping satu kubah utama, pada Masjid Raya Bandung juga dilengkapi dengan dua kubah berukuran lebih kecil setiap kubah memiliki diameter 25 meter.

Kubah ini diletakkan diatas bangunan masjid tambahan. Seperti pada kubah utama, 2 kubah tambahan tersebut juga memakai konstruksi space frame yang ditutup oleh material transparan agar memberi efek cahaya di dalam masjid. Inilah yang akan menambah indahnya kubah masjid raya bandung. Material transparan selain sangat bagus untuk siang hari juga terlihat indah ketika malam hari terkena cahaya lampu dari luar.

Space frame merupakan suatu kontruksi rangka ruang yang memanfaatkan sistem sambungan antara batang. Sehingga batang-batang tersebut akan disambungkan dengan bola baja ataupun ball joint. Jadi, sistem sambungan dari space frame juga akan membentuk bangun segitiga dan joint-joint bola baja. Akan tetapi struktur rangka dari space frame tersebut mudah dipasang, dibentuk serta dibongkar kembali. Membuat pemasangan struktur menjadi lebih cepat.

Berdasar pengalaman, desain yang menggunakan sistem space frame memang lebih efisien jika dibandingkan dengan desain rangka dari baja profil yang membentang lebih panjang. Inilah kenapa sekarang ini banyak bangunan kubah yang menggunakan kontruksi ini. Selain itu, kontruksi ini juga tahan hingga 100 tahun pembangunan.

Sementara untuk bangunan tambahan juga didirikan pada lahan yang sebelumnya adalah ruas jalan Alun-alun bagian barat depan masjid ini. Bangunan tambahan tersebut juga dilengkapi oleh sepasang menara, dengan tinggi 81 meter. Sekarang ini, 2 menara kembar telah mengapit bangunan utama bisa dinaiki oleh pengunjung. Pada lantai paling atas, yakni lantai 19, para pengunjung juga bisa menikmati pemandangan hingga 360 derajat di kota Bandung ini.

Bagian halaman depan masjid juga dirombak. Parkir untuk kendaraan ditempatkan pada basement sedangkan bagian atasnya merupakan taman area publik sebagai tempat masyarakat berkumpul. Itu adalah salah satu usaha pemerintah kota untuk mengembalikan nilai Alun-alun menyerupai dahulu kala. Bangunan ruang bawah tanah sebagai tempat parkir tersebut juga direncanakan untuk menampung pedagang jalanan atau pedagang kaki lima.

Bangunan dalam masjid juga terdapat 2 bagian yakni, ruang dalam sisi depan yang sangat luas serta ruang sholat utama. Ruangan dalam sisi depan masjid tersebut digunakan untuk aula sebagai acara pengajian, pernikahan serta untuk istirahat warga. Ruangan ini juga digunakan sebagai ruangan sholat untuk mereka yang enggan ke ruang sholat bagian utama yang ada di ruang terpisah.

Ruangan Sholat Utama ada di ruang terpisah dengan ruang dalam sisi depan masjid. Di antara kedua ruangan ini dihubungkan oleh jembatan. Dan ada ruang wudlu (disamping ruang wudlu di luar). Ruangan sholat utama tersebut juga mempunyai ruang yang luas serta berlantai dua. Bagian Interior bangunan tambahan tersebut juga dirancang oleh ornamen ukiran Islami yang mengutamakan seni budaya umat Islami tatar Sunda.