Payung Masjid Agung Semarang Khas Arsitektur Masjid Nabawi

Payung Masjid Agung Semarang Khas Arsitektur Masjid Nabawi

Payung Masjid Agung Semarang salah satu daya tarik masjid yang mendatangkan banyak pengunjung untuk melihatnya. Arsitektur payung raksasa dan canggih awalnya digunakan pada pelataran Masjid Nabawi di Madinah Arab saudi. Karena Masjid Nabawi adalah salah satu masjid suci bagi umat Islam, sehingga setiap harinya didatangi oleh ribuan umat Islam dari penjuru dunia, bahkan jutaan ketika di musim Haji. Fakta yang ada di Masjid Nabawi memiliki ratusan payung raksasa pada pelatarannya.

Payung Masjid Agung Semarang

sumber : https://www.dream.co.id/

Payung raksasa yang memiliki teknologi canggih ini, ketika terbuka perlahan tidak menimbulkan suara sehingga tidak mengganggu jamaah untuk ibadah. Cuaca di Madinah yang sangat panas akan dikurangi dengan keberadaan payung raksasa ini sebagai penghalang udara panas salah satu fungsinya. Keindahan arsitektur Masjid Nabawi ini akhirnya menjadi inspirasi bagi para arsitek dalam mendesain masjid. Di Indonesia juga ada 3 masjid yang menggunakan payung raksasa seperti di Masjid Nabawi, Namun jumlah payung tidak sebanyak di Masjid Nabawi Madinah.

Payung Masjid di Indonesia Khas Arsitektur Masjid Nabawi

Payung Masjid Agung Semarang

sumber : https://ulife.id/

Masjid Agung Semarang yang beralamat di Jl. Gajah Raya Kelurahan Sambirejo, Kec. Gayamsari Kota Semarang, Jawa Tengah 50613, Indonesia, merupakan masjid Provinsi Jawa Tengah yang memiliki luas kompleks masjid 10 hektar. Masjid yang diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2006 memiliki daya tampung sekitar 15.000 jamaah. Masjid Agung Semarang dikenal memiliki arsitektur yang megah yang tampak pada bangunan masjid, pelataran dan menara masjidnya.

Perpaduan arsitektur Jawa-Romawi-Islam ada pada bangunan Masjid Agung Semarang. Arsitektur Jawa bisa dilihat dari bentuk bangunan atap limas yang dipadukan dengan arsitektur Islam pada puncak atap yang berbentuk kubah dan dikelilingi 4 menara. Arsitektur Romawi bisa dilihat di pelataran masjid yang memiliki bagunan gerbang mirip koloseum Athena di Romawi. Kemudian arsitektur Islam bisa dilihat dihalaman masjid yang memiliki payung raksasa. Payung Masjid Agung Semarang ini mirip dengan payung raksasa yang ada di Masjid Nabawi Madinah Arab Saudi. Namun, payung Masjid Agung Semarang hanya berjumlah 6 payung. Payung Masjid Agung Semarang memiliki ukuran tinggi 20 meter dengan diameter 14 meter. Payung Masjid Agung Semarang hanya dibuka ketika sholat Jumat, Idul Fitri dan Idul Adha selama kondisi angin tidak melebihi 200 knot. Namun, Payung Masjid Agung Semarang juga bisa dibuka diluar waktu sholat tersebut karena permintaan dari pengunjung. Payung Masjid Agung Semarang menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung dan juga menjadi bagian arsitektur masjid yang unik.

Payung Masjid Az Zikra Bogor

sumber : https://pakansi.com/

Masjid Az Zikra sebelumnya memiliki nama Masjid Muammar Qaddafy karena pembangunan masjid ini didanai oleh World Islamic Call Society (WICS) dari Tripoli, Libya. Kemudian pihak Libya memberikan kritik atas nama masjid yang disandangnya, maka nama Masjid Muammar Qaddafy berganti dengan nama Masjid Az Zikra pada tahun 2011 sampai sekarang. Masjid Az Zikra berlokasi di Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor ini dibangun pada tahun 2009. Masjid megah dengan menara setinggi 57 meter, tampak terlihat dari Tol Jagorawi karena lokasi masjid yang strategis.

Masjid Az Zikra populer memiliki beragam fasilitas. Mulai dari convention hall, lift, sampai air mancur pun ada, kemudian masjid yang memiliki tiga lantai ini memiliki kapasitas 22 ribu jamaah. Dan yang paling menarik Masjid Az Zikra di halamannya memiliki payung raksasa seperti yang ada di Masjid Nabawi MadinahArab Saudi. Payung raksasa Masjid Az Zikra berfungsi jika di dalam masjid jamaah tidak muat. Masjid Az Zikra bangunannya penuh dengan makna simbolis, seperti ujuh lapis lantainya yang merujuk pada sunah harian yang utama dijalankan oleh pezikir. Warna dinding masjid bernuansa putih melambangkan jiwa yang bersih dan merujuk pada penampilan pimpinan Pondok Pesantren Az Zikra, yakni Ustaz Arifin Ilham yang diketahui sering menggunakan pakaian serba putih saat memimpin zikir akbar.

Payung Masjid Raya Baiturrahman Aceh

sumber : https://aceh.tribunnews.com/

12 unit payung otomatis yang ada di pelataran Masjid Raya Baiturrahman adalah hasil dari renovasi masjid yang telah dilakukan. Pemasangan payung raksasa ini awalnya sebagai penahan air saat hujan. Namun, setelah renovasi jadi, justru payung raksasa ini menambah kemegahan dan keindahan Masjid Raya Baiturrahman. Ada 12 payung raksasa di Masjid Raya Baiturrahman Aceh yang bisa menaungi jamaah dari terik matahari ketika melaksanakan sholat Jumat. Payung Masjid Raya Baiturrahman ini sama dengan Payung Masjid Agung Semarang, tetapi di Masjid Agung Semarang hanya berjumlah 6 payung saja. Masjid Raya Baiturrahman yang berada di daerah pesisir pantai sangat rawan sekali dengan angin kencang, karena angin kencang bisa membuat sobek payung raksasa yang berada dipelataran masjid.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *