Mengenal Arsitektur Masjid

Mengenal Arsitektur Masjid

Masjid dalam bahasa Arab, adalah tempat berkumpulnya kaum muslimin untuk sholat. Namun, masjid memiliki beberapa arsitektur khas sehingga mudah dikenali. Arsitektur masjid juga dipengaruhi oleh daerah dimana masjid tersebut dibangun.

Fitur umum

Mengenal Arsitektur Masjid 1

sumber : https://www.khanacademy.org

Gaya arsitektur masjid sangat dipengaruhi oleh tradisi setempat ketika masjid tersebut dibangun. Sehingga memiliki fitur yang bervariasi. Fungsi utama masjid adalah sebagai tempat sholat berjamaah, sehingga munculah fitur arsitektur tertentu pada setiap masjid-masjid yang ada di dunia ini.

Halaman

Mengenal Arsitektur Masjid 2

sumber : https://www.jp-news.id

Desain masjid yang paling mendasar adalah bangunan masjid tersebut mampu menampung jamaah sholat pada wilayah tertentu tersebut. Sehingga masjid harus memiliki aula doa yang besar. Pada umumnya masjid banyak disatukan ke halaman terbuka yang disebut sahn. Pada halaman tersebut terdapat air mancur sebagai wudhu yang dilakukan sebelum sholat.

Mihrab

Mengenal Arsitektur Masjid 3

sumber : https://www.khanacademy.org

Elemen arsitektur masjid lainnya adalah mihrab, yaitu ceruk di dinding depan yang mengarah Mekah. Mekah adalah kota dimana Ka’bah berada. Sehingga arah Mekah juga disebut kiblat. Semua masjid berada, mihrabnya harus menunjukkan arah Mekah.

Menara

Mengenal Arsitektur Masjid 4

sumber : https://www.khanacademy.org

Salah satu ciri khas dari arsitektur masjid lainnya adalah menara, menara yang berdekatan atau melekat pada masjid,berfungsi sebagai tempat mengumandangkan adzan, yaitu panggilan untuk sholat. Setiap masjid memiliki bentuk menara yang berbeda. Selain sebagai tempat mengumandangakan adzan, menara juga sebagai hasil dari sebuah peradaban Islam yang maju.

Kubah

Mengenal Arsitektur Masjid 5

sumber : https://asiajayakubah.com

Saat ini kubah menjadi ciri khas kuat dari arsitektur Islam, padahal arsitektur kubah sendiri bukan dari Islam. Kubah memang memiliki arti penting di dalam masjid, sebagai representasi simbolis dari lemari besi surga. Dekorasi interior kubah seringkali menekankan simbolisme ini, menggunakan motif geometris, stellate, atau vegetal yang rumit untuk menciptakan pola yang menakjubkan yang dimaksudkan untuk membuat kagum dan menginspirasi. Beberapa jenis masjid memasukkan banyak kubah ke dalam arsitektur mereka (seperti pada Masjid Ottoman Süleymaniye yang digambarkan di bagian atas halaman), sementara yang lain hanya menampilkan satu. Di masjid-masjid dengan hanya satu kubah, itu selalu ditemukan di atas dinding kiblat, bagian tersuci dari masjid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *