Pesona Masjid Selat Malaka

Pesona Masjid Selat Malaka

Keindahan arsitektur sebuah bangunan masjid akan sangat berpengaruh sekali dalam ibadah sholat yang dilakukan. Keindahan tersebut mampu merangsang pikiran untuk selalu bertafakur sehingga mampu mengeluarkan pujian kepada Rabbul ‘alamin dan pada akhirnya suasana khusuk bisa didapatkan dalam ibadah sholat yang dilakukan.

Masjid megah dengan memiliki pintu yang berjumlah 4 yang menghadap arah mata angin setiap pintunya ini mampu membuat setiap orang yang melihatnya ingin selalu singgah dan melaksanakan sholat didalam masjid tersebut. Masjid itu bernama Masjid Selat Malaka. Masjid terapung satu ini akan benar benar terlihat mengapung di atas air ketika air selat sedang pasang.

Paduan gaya arsitektur Timur Temgah dan Melayu menghasilkan sebuah masjid yang megah dan indah sehingga banyak mempesona setiap orang yang melihatnya. Masjid Selat Malaka memiliki fungsi lain selain sebagai tempat sholat, yaitu sebagi penanda navigasi laut diselat malaka. Masjid ini juga memiliki menara yang tinggi 30 meter selain sebagai tempat pengeras suara juga berfungsi sebagai mercusuar.

Pada Juni 2003 dimulailah pembangunan Masjid Selat Malaka dengan menghabiskan dana yang besar. Kemudian Masjid Selat Malaka diresmikan pada 24 November 2006 oleh Tuanku Syed Sirajuddin Ibni Al Marhum Tuanku Syed Putra Jamalullail. Area masjid seluas 1.8 hektar dan Masjid Selat Malaka memiliki daya tampung sebanyak 2000 jamaah.

Ada sebuah serambi kecil yang akan menyambut ketika memasuki masjid. Sensasi seperti berada diatas kapal bisa dirasakan dengan berdiri diujung serambi masjid yang berdekatan dengan air laut. Beberapa fasilitas umum juga disediakan diarea masjid ini, mulai taman yang indah, arena bermain anak anak, kursi pijat, dan lain lainnya.

Kubah besar yang menaungi seluruh langit langit masjid tampak indah menghiasi interior masjid. Lampu gantung yang indah mampu mempercantik ruangan utama Masjid Selat Malaka. Penataan lampu yang indah tampak ketika di senja hari, sehingga mampu memberikan ketenangan jiwa ketika berada diluar dan didalam masjid. Warna bangunan yang didominasi warna putih ini juga menciptakan kesejukan mata ketika memandang Masjid Selat Malaka.