Masjid Yusof Ishak di Woodlands dengan Arsitektur dan Fitur Unik

Masjid Yusof Ishak di Woodlands dengan Arsitektur dan Fitur Unik

Perdana Menteri Lee Hsien Loong, Menteri yang bertanggung jawab atas Urusan Muslim Yaacob Ibrahim dan delegasi lainnya menyambut upacara pembukaan Masjid Yusof Ishak.

sumber : https://www.ibtimes.sg

Masjid Yusof Ishak, dinamai setelah presiden pertama Singapura, secara resmi dibuka pada 14 April di Woodlands. Upacara pembukaan diresmikan oleh janda mendiang presiden, Nyonya Noor Aishah di hadapan para pemimpin masyarakat dari semua ras. Perdana Menteri Lee Hsien Loong, Menteri yang bertanggung jawab atas Urusan Muslim Yaacob Ibrahim dan delegasi lain juga hadir dalam acara tersebut.

sumber : https://www.channelnewsasia.com

Ayub Johari, ketua Masjid, ketika memberikan sambutan, mengatakan bahwa masjid itu istimewa karena akan memainkan peran mendasar dalam menyebarkan etos multikulturalisme dan multirasisme di masyarakat.

“Inilah artinya hidup di Singapura yang multi-rasial dan multi-agama. Masjid Yusof Ishak adalah sesuatu yang istimewa, Masjid Yusof Ishak adalah sesuatu yang bermakna dan Masjid Yusof Ishak adalah sesuatu yang kita semua harus hargai,” kata pemimpin itu.

sumber : https://www.channelnewsasia.com

Masjid Yusof Ishak memiliki fitur yang unik dan dari proses yang unik pula sehingga masjid tersebut menjadi menonjol dan mudah dikenal oleh banyak orang. Berikut beberapa hal yang membuat Masjid Yusof Ishak menonjol :

1. Masjid Yusof Ishak adalah masjid ke-26 yang akan dibangun di bawah program Masjid Bangunan dan Dana Mendaki yang menelan biaya $ 18 juta.
2. Masjid Yusof Ishak memiliki ruang sholat, yang ditahbiskan oleh Mufti Singapura Dr Mohamed Fatris Bakaram, dan mampu menampung 4.500 orang.
3. Masjid juga memiliki fasilitas untuk memenuhi kebutuhan para lansia.
4. Masjid Yusof Ishak juga memiliki aula serbaguna, ruang konferensi, auditorium yang cukup besar, ruang seminar untuk tujuan pengajaran dan teras atap.
5. Namun, yang unik dari masjid adalah arsitekturnya. Masjid Yusof Ishak tidak memiliki pilar-pilar besar atau kubah, sebaliknya memiliki tampilan yang sangat kontemporer. Ada yang menggambarkan Masjid Yusof Ishak seperti “nuansa rumah Melayu”.
6. Desain masjid terinspirasi oleh tempat tinggal resmi dan pribadi Presiden Yusof. Selain itu, memadukan karakteristik masjid tradisional dengan warisan “dunia Melayu”, atau Nusantara.