Masjid Biru Yerevan

Masjid Biru Yerevan

Masjid tua yang sudah berusia 18 abad ini terkenal dengan sebutan Masjid biru karena memiliki kubah yang berornamen warna biru. Bangunan masjid biru di Yerevan pada kekuasaan Uni Soviet difungsikan sebagai musium sejarah Yerevan. Bangunan Masjid Biru kembali berfungsi sebagai masjid ketika Armenia merdeka, kemudian renovasi masjid dilakukan dengan bantuan dari negara Iran.

Masjid Biru Yerevan

Pergantian kekuasaan di wilayah Kota Yerevan meninggalkan warisan arsitektur sebuah bangunan yang khas. Selain itu seringnya pergantian kekuasaan membuat bangunan masjid biru beralih fungsi menjadi bukan tempat ibadah.

Masjid Biru Yerevan1

Pada akhir tahun 1990, Masjid Biru mengalami pemugaran yang dilakukan oleh pemerintah baru Armenia. Pemugaran dilakukan dengan biaya dari bantuan negara Iran yang mampu diselesaikan pada tahun 1999. Pemugaran masjid biru tersebut menjadi polemik karena timbul keprihatinan dari pejabat tinggi di Azerbaijan bahwa masjid biru tersebut adalah warisan dari budaya Azerbaijan yang sekarang diklaim sebagai masjid Iran.

mihrab Masjid Biru Yerevan

Selain itu pemerintah Armenia pada tahun 1995 menyerahkan kepemilikan masjid biru kepada Iran, dan pada 2015 juga memperpanjang kepemilikan selama 99 tahun.

Arsitektur

menara Masjid Biru Yerevan

Masjid Biru Yerevan memiliki ruang sholat utama, perpustakaan, dan madrasah dengan 28 kelas yang berada pada kawasan masjid seluas 7000 meter persegi. Memiliki sebuah menara dengan ketinggian 24 meter berada disebelah gapura masjid. Gaya arsitektur persia sangat kental pada bangunan Masjid Biru ini.

Masjid Biru memiliki tiga buah kubah dengan kubah utama yang besar dengan warna biru dan kedua kubah lainnya berwarna coklat dan lebih kecil.