Masjid Al-Saleh – Sana’a Yaman

Masjid Al-Saleh – Sana’a Yaman

Masjid Al-Saleh menjadi masjid yang paling megah dan besar di Republik Yaman. Terletak di distrik Al-Sabaeen, tepatnya di selatan Al-Sabeen Hospital, Sana’a. karena masjid ini merupakan masjid yang terbesar, tidak heran jika masjid ini menjadi Masjid Nasional Negara Yaman. Nama masjid Al-Saleh sendiri diambil dari nama Presiden Yaman yang menjabat kala itu, Ali Abdullah Saleh.

Yaman, salah satu negara yang memiliki pengaruh besar didalam penyebaran agama Islam hampir diseluruh dunia, termasuk di Indonesia. Beberapa ulama besar yang terkenal di Indonesia juga berasal dari negeri Yaman, terutama dari Kota Hadramaut, yaitu salah satu kota metropolitan dengan gedung pencakar langit yang tertinggi pada masanya, gedung-gedung tinggi pada masa itu hanya dibuat dari tanah liat dan lumpur, dan banyak yang masih berdiri kokoh sampai saat ini.

masjid al saleh

Yaman, memang menjadi salah satu negeri yang perkembangan agama islamnya paling pesat, apalagi negara Yaman merupakan wilayah yang pertama kali menerima ajaran Rasulullah SAW, khususnya melalui sahabat Rosulullah Ali Bin Abi Tholib R, yang pada masanya menyebarkan agama Islam di Yaman. Bahkan selama beberapa abad, pemerintahan di Yaman dipimpin oleh keluarga Rosulullah sendiri.

Sebuah bangunan masjid yang super megah kemudian didirikan di Kota Sana’a, Ibukota Negara Yaman.berdiri sangat megah dengan beberapa menara yang menjulang tinggi seperti menusuk langit. Meskipun pada saat awal pembangunannya, masjid ini sempat menuai kontroversi dari beberapa pihak yang menganggap bahwa pada saat pembangunannya, negara Yaman belum “Siap” untuk membangun sesuatu yang begitu megah. Namun akhirnya, masjid ini tetap dibangun dengan kemegahan dan ciri khas tersendiri, dan justru menjadi kebanggaan tersendiri untuk warga negara Yaman.

Masjid Al-Saleh yang memang menjadi Masjid Nasional Negara Yaman selesai dan diresmikan pada tanggal 21 November 2008, dengan menghabiskan dana sekitar $60 juta. Banyak kontroversi dan kritikan pedas yang dilontarkan oleh para politikus maupun tokoh muslim  di Yaman, karena penggunaan dana yang terlalu besar untuk penggunaan pembangunan masjid tersebut. Padahal, pada saat itu, Yaman masih dalam kategori negara “termiskin” di seluruh Jazirah Arabia, apalagi banyak sekali terjadi konflik seperti tindakan terorisme, dan juga sudah berdiri lebih dari 100 masjid sebelumnya, sehingga pembangunan masjid ini dinilai mubadzir.

masjid al saleh

Meskipun banyak kontroversi dari masyarakat, namun ketika bangunan masjid ini selesai dibangun, benar-benar menunjukkan bahwa kemegahan dan keindahan dapat dilihat dengan jelas. Apalagi keindahan akan maksimal ketika masjid ini dilihat dari puncak bukit Sana’a.

Selain keindahan yang dimaksimalkan, ternyata pembangunan masjid ini juga tidak melupakan daya tahan bangunannya, sehingga beberapa material yang tahan dalam segala jenis cuasa sengaja di Impor dari luar negeri.

Karena kemegahan dan keindahan yang diberikan, tidak heran jika masjid ini justru menjadi salah satu destinasi wisata terfavorit yang dimiliki kota Yaman. Bukan wisatawan dari lokal domestik saja, namun wisatawan dari luar negeri juga ikut tertarik dengan keindahan masjid ini, sehingga pemasukan untuk negara tersebut menjadi lebih besar.

Bangunan masjid ini menempati area seluas 27,300 meter persegi, dan memiliki tinggi sekitar 24 meter. Beberapa fasilitas bangunan turut dibangun seperti Fakultas Pelajaran Islam dan Pengetahuan Al-Qur’an, pelataran dan pekarangan yang sangat luas, areal parkir, toilet dan tempat wudhu dibasement, dan lain sebagainya. Ruang utama masjid seluas 13,596 meter persegi, sehingga daya tampung yang diberikan sangat besar, mencapai lebih dari 44 ribu jamaah sekaligus.

interior masjid al saleh

Ciri khas masjid ini terletak pada ke-enam menara setinggi 100 meter. Kubah besar utama masjid berdiameter 28 meter, dan tinggi 22 meter. Pada atap utama terdapat lima kubah, satu kubah berukuran besar, dan empat kubah lainnya berukuran lebih kecil.

Akses masuk masjid ini dapat melalui 10 pintu yang tersebar di sisi barat dan timur serta sisi selatan bangunan masjid. Keseluruhan bangunan masjid memang sengaja dibuat untuk sesuai dengna standard Internasional, sehingga keindahan dan kemegahan nya tidak perlu diragukan lagi.