5 Wisata Dekat Hagia Sophia

5 Wisata Dekat Hagia Sophia

5 Wisata Dekat Hagia Sophia sudah sangat populer bagi pecinta travelling. Hagia Sophia menjadi magnet utama para wisatawan mancanegara baik muslim maupun non muslim. Bangunan sangat bersejarah ini merupakan saksi bisu pergantian beberapa kekuasaan bahkan peradaban sehingga Hagia Sophia sangat dijaga keberadaannya.

Di negara Turki memiliki banyak bangunan bersejarah karena Turki dahulu merupakan salah satu pusat peradaban dunia. Sehingga negara ini memiliki banyak peninggalan peradaban masa lalu. Bangunan Hagia Sophia adalah bangunan bersejarah yang paling penting karena sudah memilki usia sekitar 1.500 tahun. Namun, bangunan sejarah lainnya di dekat Hagia Sophia juga menjadi tempat tujuan wisata yang populer. Bangunan apa saja sebagai 5 wisata dekat Hagia Sophia ? Mari selengkapnya bisa di cek ulasan di bawah ini.

Istana Topkapi

5 wisata dekat hagia sophia

sumber : https://akurat.co/

5 Wisata dekat Hagia Sophia pertama adalah Istana Topkapi. Istana ini di bangun pada masa Kesultanan Ottoman atas perintah Sultan Mehmed II setelah penaklukan Konstantinopel. Sultan Mehmed II merupakan keturunan dari bani Utsmaniyah. Dulunya Istana Topkapi ini menjadi tempat tinggal para sultan dan pusat pemerintahan Kesultanan Ottoman.

Namun, kini Istana Topkapi menjadi bangunan museum. Salah satu dari 5 wisata dekat Hagia Sophia ini menjadi warisan terbesar kesultanan Turki Utsmani. Kenapa bangunan ini menjadi warisan terbesar kesultanan Turki Utsmani ? Karena bangunan ini murni di bangun di masa kekuasaan kesultanan Ottoman setelah menaklukkan Konstantinopel. Beda dengan bangunan Hagia Sophia yang merupakan warisan peradapan Bizantyum.

Bangunan megah pada masa lalu merupakan salah satu tanda dari sebuah peradaban. Semakin gemilang sebuah peradaban maka akan maju juga dalam dunia arsitekturnya. Dan ini dibuktikan dengan keberadaansalah satu dari 5 wisata dekat Hagia Sophia, yaitu Istana Topkapi. Pada bangunan ini tercatat dalam sejarah pernah menjadi tempat tinggal 24 sultan Kesultanan Turki Utsmani hingga pada tahun 1839 Masehi.

Di dalam Istana Topkapi terdapat ratusan kamar namun beberapa kamar saja yang mendapat perawatan yang baik. Lokasi Istana Topkapi berada di pusat pertemuan Selat Bosphorus, Tanjung Tanduk Emas (Golden Horn) dan Laut Marmar. Arsitektur dan desain Istana ini merupakan bangunan ciri khas Kesultanan Turki Utsmani dengan taman-taman indah terhubung antara satu bangunan dengan bangunan lainnya.

Sultan Mehmed II menaklukan Konstantinopel pada 1453 Masehi. Kemudian Istana Topkapi mulai di bangun dengan terus mengalami renovasi hingga tahun 1850 Masehi.Arsitektur khas bangunan ini tampak dengan tampilan jenis keramik dan woodwork yang digunakan pada bangunan ini. Dalam seni arsitek, banguan Istana Topkapi merupakan bangunan dengan arsitektur terbaik. Hari ini, bangunan bersejarah ini hanya menjadi saksi bisu sejarah dan hanya menjadi bangunan yang difungsikan sebagai museum.

Masjid Biru

sumber : https://www.merdeka.com/

Masjid biru sebenarnya bernama masjid Sultan Ahmed, disebut masjid biru karena masjid ini memiliki lantai yang berwarna biru. Masjid biru ini merupakan salah satu dari 5 wisata dekat Hagia Sophia. Para wisatawan atau para traveller tidak akan lengkap jika ke Turki tidak berkunjung di masjid biru ini. Masjid dengan enam menara ini adalah warisan dari kesultanan Ottoman yang hingga saat ini masih kokoh berdiri dan berfungsi sebagai masjid.

Salah satu dari 5 wisata dekat Hagia Sophia ini memiliki bangunan megah dan sangat instagramable sehingga banyak pengunjung yang mengabadikan kunjungannya di masjid biru ini. Masjid biru ini di bangun pada tahun 1609–1616 Masehi yang diarsiteki oleh murid Mimar Sinan yaitu Sedefkar Mehmet Aga. Bagian-bagian masjid biru dibangun dengan megah dan menakjubkan seperti kubah, menara yang ramping mengelilingi bangunan utama masjid.

Keistimewaan masjid biru adalah memiliki halaman yang paling luas dari semua masjid-masjid yang dibangun oleh kesultanan Ottoman. Pada halaman masjid ini terdapat makam dari Sultan Ahmed, dan dari posisi makam para pengunjung bisa melihat sebuah air mancur yang dulu merupakan hadiah dari kaisar Jerman kepada kesultanan Turki Utsmani.

Masjid Biru masih berfungsi sebagai tempat beribadah meskipun masjid ini menjadi salah satu dari 5 wisata dekat Hagia Sophia. Sehingga ketika pengunjung datang ke masjid ini harus menutup aurat meskipun mereka non muslim.

Basilika Cistern

sumber : https://www.lonelyplanet.com/

5 wisata dekat Hagia Sophia berikutnya adalah Basilika Cistern. Nama Basilika Cistern memiliki arti istana tenggelam. Lokasi bangunan ini berada di sisi barat daya Hagia Sophia. Basilika Cistern pada zaman dulu dikenal sebagai waduk yang berada di bawah tanah. Bangunan ini dibangun pada tahun 542 oleh Kaisar Byzantine, Justinianus I, untuk difungsikan sebagai simpanan air dalam memenuhi kebutuhan air istana kerajaan saat itu.

Tujuan wisata berikutnya di negara Turki adalah berkunjung ke Basilika Cistern. Uniknya ketika memasuki Basilika Cistern, pengunjung terlebih dulu harus menuruni 52 anak tangga. Bangunan menakjubkan ini mampu membuat terpesona pengunjung ketika melihat seluruh tiang-tiang berbahan marmer berukuran besar memenuhi seluruh ruangan Basilica Cistern. Suasana artistik dalam ruangan Basilica Cistern semakin indah dengan keberadaan lampu-lampu yang menerangi ruangan tersebut.

Ada beberapa spot menarik di dalam bangunan ini, namun salah satu spot yang paling menarik adalah tiang yang pada bagian bawah terdapat pahatan berbentuk kepala Medusa. Spot lainnya yang menarik di dalam bangunan Basilica Cistern adalah Pilar Menangis, karena pilar tersebut dialiri air terus sehingga basah. Pada lantai Basilica Cistern yang tergenang disitu banyak dihuni oleh ikan karper. Sedangkan, bagian samping berfungsi sebagai kafetaria bagi pengunjung.

Grand Bazaar Istanbul

sumber : https://www.earthtrekkers.com/

Grand Bazaar Istanbul juga merupakan salah satu dari 5 wisata dekat Hagia Sophia. Grand Bazaar Istanbul ini adalah pasar tertutup terbesar dan tertua di dunia. Pasar ini di bangun pada tahun 1455 Masehi oleh Sultan Mehmed II pada masa kesultanan Ottoman. Bangunan yang berusia sekitar 500 tahun ini hari ini masih kokoh berdiri dan menjadi salah satu tujuan wisata di Turki.

Luas pasar ini 54 ribu meter persegi, memiliki lebih dari 3.000 toko dan setiap harinya didatangi pengunjung sebanyak sekitar 300.000 orang. Uniknya pasar ini pada setiap blok toko dengan toko lainnya dipisahkan oleh jalan-jalan seperti sebuah lorong bawah tanah. Pasar ini begitu indah dengan kerlap-kerlip cahaya dan dinding sarat lukisan yang indah.

Menara Galata

sumber : https://tfamanasek.com/

Menara Galata merupakan menara tertinggi di Istanbul Turki. Usia menara ini lebih dari 600 tahun. Menara ini di bangun dari bahan batu setinggi 66,9 meter dan digunakan pertama pada 1348 di masa Kekaisaran Romawi. Salah satu dari 5 wisata dekat Hagia Sophia ini masih kokoh berdiri selama ratusan tahun hingga hari ini.

Pada masa kesultanan Ottoman, menara ini difungsikan sebagai menara pengawas kebakaran dari tahun 1717 – 1875. Interior menara Galata awalnya terbuat dari kayu, kemudian diganti dengan beton agar bangunan menara ini menjadi kokoh. Pemerintah Republik Turki banyak melakukan perbaikan pada interiornya, tetapi jarang melakukan perbaikan pada sisi luar menara supaya tampilan asli menara tetap terjaga. Bagi kamu jika berkunjung ke Turki jangan lupa mampir ke menara Galata dan gratis untuk akses kedalamnya.

 

 

13 Comments

  1. wah, masuk grand bazaar istanbul kayak masuk labirin ya, bawa kertas dan pena biar bisa gambar peta sendiri haha.

  2. ltu basilika cistern, kok kayak tempat syuting film horor ya? apa cuma gue yang ngerasa gitu?

  3. Basilika Cistern memang menarik, tapi tidak banyak yang tahu tentang sejarahnya. Padahal itu bagian penting dari kunjungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *